Andre Soelistyo, GO-JEK President mengungkapkan pihaknya mendambakan hal tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada yang spesifik terkait waktu yang tepat untuk IPO.
"Sebab ini akan menjadi kebanggaan kami untuk bisa melantai di sini, sehingga masyarakat Indonesia termasuk mitra-mitra pengemudi kami bisa ikut memiliki saham GO-JEK," jelasnya, dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (5/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Bursa Efek Tunggu Proposal IPO Gojek |
"Kami melihat bahwa BEI telah menyiapkan berbagai pendekatan yang dapat membantu perusahaan startup teknologi digital untuk IPO, di tengah kondisi dinamis perkembangan sektor teknologi," jelasnya.
Sejalan dengan itu, aplikasi ini pun baru melakukan desain ulang tampilan antarmuka dalam aplikasi. Penampilan baru ini memungkinkan pengguna mendesain sendiri tampilan lintas cepat yang diinginkan muncul di halaman muka.
Chief Marketing Officer GO-JEK Piotr Jakubowski, mengungkap bahwa alasan perusahaan melakukan desain ulang adalah untuk memberikan konsumen antarmuka yang lebih personal.
"Wajah baru aplikasi GO-JEK ini lebih stylish dan "kamu banget". Pengguna memiliki kebebasan untuk melakukan kustomisasi user interface aplikasi GO-JEK berdasarkan layanan yang paling sering mereka pakai," terangnya secara tertulis.
Lihat juga:Djarum Akui Ikut Suntik Dana ke Gojek |
"Kami melihat bahwa para pengguna aplikasi GO-JEK menginginkan akses aplikasi yang lebih cepat dan yang mencerminkan apa yang mereka inginkan. Pengguna ingin merasa semakin mudah dan nyaman dalam memanfaatkan layanan GO-JEK," kata dia. (age)