Perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg itu disebut BlackBerry bersedia membayar penggunaan software. Sebab, aplikasi perpesanan Facebook dikatakan telah menggunakan inovasi keamanan, antarmuka, fitur penguatan fungsional yang dimiliki BlackBerry.
Tuntutan yang diajukan Selasa (6/3) kemarin di Pengadilan Los Angeles menyasar Instagram dan WhatsApp. BlackBerry mengatakan mereka telah melakukan dialog selama beberapa tahun dengan Facebook sebelum melakukan tuntutan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, perwakilan Facebook berkomentar cukup pedas dengan menuding bahwa tuntutan BlackBerry menunjukkan keadaan perusahaan sekarang yang mencari uang melalui paten.
BlackBerry yang hampir satu dekade lalu merupakan salah satu pembuat smartphone terbesar di dunia telah mundur dari bisnis ponsel. Mereka menjadi penyediaan perangkat lunak dan layanan untuk klien korporat dan pemerintah beberapa tahun terakhir.
Salah satu layanan inti yang ditemukan pada ponsel lawasnya adalah BlackBerry Messenger (BBM). Layanan aman untuk bertukar teks dan gambar ini menjadi pesaing awal WhatsApp. BBM membentuk komunikasi global yang menarik, terutama di negara-negara di mana tingkat pesan teks tinggi.
Sementara itu, WhatsApp telah menjadi pengganti pesan teks terbesar yang memiliki 1,5 miliar pengguna aktif, menurut data Statista. Instagram sendiri dengan sharing foto dan messaging telah digunakan lebih dari 800 juta orang setiap bulannya. (age)