Mavic Air bukan drone biasa. DJI membuatnya begitu ringkas dan canggih sehingga kendali yang dibutuhkan makin sederhana dan praktis.
Seperti seri Mavic sebelumnya, Mavic Air adalah drone portabel yang bisa dilipat dan dikantungi di saku celana. Beratnya hanya 430 gram dengan ukuran yang tak jauh dari ponsel cerdas pada umumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:GoPro Rumahkan Ratusan Karyawan Divisi Drone |
Sementara untuk kameranya, Mavic Air memakai dukungan sistem gimbal tiga sumbu sebagai peredam getaran. Kamera yang dihasilkan beresolusi 12 megapiksel dan video 4K yang stabil di 30fps.
"Kami sampai butuh tiga tahun untuk menciptakan teknologi ini," ujar Kevin dalam peluncuran Mavic Air di Central Park Mall, Jakarta Barat, Rabu (7/3).
Teknologi yang juga diusung oleh Mavic Air adalah FlightAutonomy 2.0, SmartCapture, QuickShot, serta ActiveTrack Intelligence.
Erajaya bakal menjual DJI Mavic Air di seluruh Indonesia mulai 16 Maret 2018 dengan harga berkisar Rp12,8 juta hingga Rp16 juta. (evn)