Penjualan Suzuki Ancam Pasar Mitsubishi

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 08/03/2018 12:41 WIB
Penjualan Suzuki Ancam Pasar Mitsubishi Suzuki Ignis SE untuk goda anak muda di Indonesia. (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda empat menorehkan penjualan wholesales 111.660 unit pada 2017 atau tumbuh 17,8 persen dibanding 2016 yang sebesar 92.950 unit. Pangsa pasar wholesales SIS juga ikut bergerak naik dari 8,75 persen jadi 10,35 persen.

Kinerja baik juga dialami SIS pada distribusi dealer ke konsumen (retail), yaitu mencatat penjualan 107.185 unit dari tahun sebelumnya hanya 97.872 unit, atau terkerek naik 9,5 persen. Pangsa pasar retail juga meningkat dari 9,1 persen menjadi 10,02 persen.

"Hasil kinerja yang baik ini tidak lepas dari kerja keras seluruh bagian Suzuki dan juga respon positif dari masyarakat Indonesia," kata 4W Deputy Managing Director PT SIS Setiawan Surya, Rabu (7/3) malam.
Penjualan Suzuki tahun lalu masih disumbangkan prosuk low MPV Ertiga sebesar 35.338 unit. Klaim SIS di segmen ini, pangsa pasarnya naik dari 13,4 persen menjadi 14,5 persen.


Penyumbang terbesar kedua adalah Ignis 14.157 unit, selanjutnya Karimun Wagon R 5.408 unit, SX4 S-Cross 2.696 unit, Baleno hatchback 2.548 unit, dan segmen komersial disumbangkan Carry pikap dan APV pikap 44.856 unit.

Direktur Pemasaran SIS 4W Donny Saputra meyakini pangsa pasar Suzuki tahun ini akan naik, mengikuti sejumlah peluncuran mobil baru di Indonesia seperti Ertiga generasi terbaru.

"Kami harapkan tahun ini bisa naik ke angka sekitar 11 persen, baik itu jualan retail dan wholesales," kata Donny di Jakarta, Rabu (8/3) malam.

Dalam Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo), urutan pertama masih dipegang Toyota (371.332 unit), dilanjutkan Honda (186.859 unit), Daihatsu (186.381 unit), Mitsubishi (121.395 unit), dan Suzuki (111.660 unit). Jika melihat dari target SIS tahun ini, maka penjualan Suzuki mengancam pasar Mitsubishi.
Kinerja ekspor Suzuki

SIS mencatat angka positif untuk ekspor, di mana total ekspor Suzuki naik 42,7 persen menjadi 63.568 unit dari 44.125 unit pada tahun lalu. Raihan ekspor Suzuki (CBU) naik 24,6 persen atau menjadi 28.504 unit dari 22.861 unit.

Ekspor terbanyak disumbang APV sebesar 16.308 unit. Sementara Ertiga melonjak 95 persen menjadi 12.196 unit dari sebelumnya 6.258 unit. SIS melakukan aktivitas ekspor ke 56 negara. (mik)