Tips Otomotif

Tips Mengemudi Mobil Matik agar Hemat Konsumsi BBM

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Minggu, 11/03/2018 11:02 WIB
Tips Mengemudi Mobil Matik agar Hemat Konsumsi BBM Honda Mobilio dilengkapi mesin 1.500cc untuk melawan Avanza dan Ertiga serta Xpander. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tidak sedikit pengemudi mobil automatik mampu menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) mobilnya. Banyak dari mereka langsung menyalahkan mesin mobil karena konsumsi bahan bakarnya terlalu berlebih, padahal sudah berusaha semaksimal mungkin dengan menerapkan pola berkendara yang baik.

Banyak faktor yang bisa menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi boros, salah satunya cara mengemudi mobil. Selain itu, kondisi lalu lintas juga menjadi penentu hasil konsumsi BBM. Tapi setidaknya, terjebak di padatnya arus lalu lintas menjadi tantangan bagaimana kita berusaha menghemat konsumsi bahan bakar kendaraan.

Dilal Hidayat (24), pengguna Honda Mobilio dari komunitas Mobilio Indonesia chapter Banten punya trik jitu. Menurut Dilal, penghematan konsumsi BBM yang berusaha Ia lakukan relatif mudah sebagai pengguna mobil automatik, seperti saat melintas di jalan bebas hambatan tol.
Dijelaskan Dilal, cara paling efektif meningkatkan efisiensi bahan bakar adalah dengan mempertahankan laju kendaraan dalam batas kecepatan yang ditentukan. Di samping itu, menjaga putaran mesin yang tidak terlalu tinggi atau rendah.


"Ngikutin aturan (menjaga kecepatan) 80 km per jam. Dan menjaga RPM 1.500, konstan di situ saja. Kalau kita kebutan-kebutan di jalan melebihi batas maksimal di jalan tol ya konsumsi bahan bakar bakal lebih naik," kata Dilal di Sentul Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Mobil yang Ia gunakan menggunakan transmisi lebih 'cerdas' di mana merupakan sistem yang perpindahan giginya dilakukan secara otomatis berdasarkan kecepatan kendaraan. Untuk itu penting menjaga RPM (putaran mesin) agar posisi gigi transmisi tidak naik turun.
Satu sisi, saat ini banyak mobil menyimpan indikator ECO di spidometer yang akan mendukung gaya berkendara hemat bahan bakar. Umumnya lampu ECO akan menyala jika pengemudi melakukan pola berkendara hemat, yaitu dengan akselerasi yang konstan.

Lantas bagaimana mengendarai mobil di lalu lintas yang padat merayap maupun saat terjebak macet?

Dijelaskan Dilal cara paling efektif adalah menetralkan transmisi otomatis ketika mobil dalam posisi berhenti dan tidak membiarkan posisi transmisi di D.

"Pas lagi macet biasa aja, kalau mobil matik kalau macet gigi pindahin ke N. Begitu maju pindah lagi ke D," ucap Dalin menyarankan pengemudi mobil lain.

Kesiapan dirinya mengemudi mobil automatik sangat berhasil mengalahkan pengemudi mobil lain dalam acara 'Honda Mobilio Battle of Efficiency' keempat digelar Honda Prospect Motor (HPM).

Berdasarkan rata-rata konsumsi bahan bakar pada layar MID (multi information display), Ia mampu meraih efisien BBM tertinggi, yaitu 22,7 km per liter dari Sunter menuju jalan tol lingkar dalam Jakarta dan langsung ke Jagorawi. Kemudian keluar di Sentul Selatan dan menuju Jungleland, Sentul City dengan jarak 59,5 km.

Hasil tersebut Ia raih dengan tidak menyalakan pendingin ruangan (ac) sejak start sekitar pukul 09:00 WIB sampai menyentuh garis finis sekitar pukul 10:30 WIB. Jika menyalakan ac, hasilnya akan lebih boros karena mesin mobil terbebani dengan kerja dari kompresor AC. Belum lagi ditambah kondisi lalu lintas padat di mana-mana.

"Enggak pakai ac. Kalau mau irit ya harus berkorban sedikit, gerah-gerahan," jelas Dalil.

Kendati sudah berpanas-panasan di dalam mobil. namun Dalil belum berhasil mengalahkan pengguna Mobilio dari komunitas Honda Mobilio Indonesia (MOI) chapter Jakarta yang berhasil meraih konsumsi BBM 25,4 km per liter beberapa waktu lalu. (mik/mik)