Sosok yang menjadi pusat perhatian itu tak lain adalah Sir William Henry Perkin. William merupakan seorang ahli kimia kelahiran Inggris yang menjadi sosok penemu pewarna sintetis.
Sosok kelahiran 12 Maret 1838 ini sebenarnya menemukan pewarna sintetis pertama yang dinamakan 'mauveine' secara tidak sengaja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Google Doodle Sambut Ajang Paralympic 2018 |
Pada Agustus 1856, William kemudian mematenkan hasil temuannya di usia 18 tahun. Fokusnya kemudian beralih pada pembuatan dan komersialisasi pewarna ungu.
Temuan Willim mengubah ongkos produksi pabrik tekstil, karena penggunaan bahan alami sangat mahal dan sulit diproduksi. Pabrik tekstil pun berlomba-lomba memproduksi pakaian berwarna ungu, karena saat itu dianggap sangat keren meski mahal bagi sebagian kalangan.
Sukses dengant emuan pertamanya, William kemudian melanjutkan dan memasarkan temuan sintetis lainnya, Britannia Violet dan Perkin's Green. Ia juga menemukan cara membuat kumari, salah satu bahan baku parfum sintetis pertama.
William mendapatkan gelar bangsawan pada tahun 1906, tepat di ulang tahunnya ke-50. Ia diketahui meninggla dunia di tahun 1907 karena menderita pneumonia dan komplikasi akibat usus buntu. (evn)