Meski telah mengungkap alasan rentan membocorkan informasi para penggunanya, namun hal itu terkesan dibuat-buat. Belakangan diketahui bahwa pemerintah AS merasa khawatir berlebih terhadap teknologi yang dikembangkan Huawei cs.
Pemerintah AS ternyata bukan mengkhawtirkan perangkat besutan Huawei cs. Dilaporkan Wall Street Journal, teknologi 5G yang tengah dikembangkan perusahaan asal China seperti Huawei justru yang jadi ketakutan utama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Huawei menjadi salah satu perusahaan yang secara resmi meluncurkan beberapa produk pendukung 5G di ajang Mobile World Congress (MWC) akhir Februari lalu di Spanyol. Dalam demonya, teknologi 5G besutan Huawei mampu mendukung kecepatan akses hingga 2,3 Gbps.
Di sisi lain, operator AT&T dan Verizon justru baru berencana menggelar 5G di beberapa kota di tahun ini. Sementara T-Mobile dan Sprint baru akan menyusul di tahun depan. (btg)