Belum lama, akun @PartaiHulk di membuat tweet kontroversial yang berisi tudingan serius. Akun berlambang karakter pahlawan super Hulk tersebut menuding Rudiantara dapat desakan dari pemimpin China, Xi Jinping, untuk membocorkan data masyarakat yang sudah terkumpul selama proses registrasi yang sudah berjalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditemui dalam sebuah diskusi soal perlindungan data pribadi, Rudiantara terkesan tak begitu mempersoalkannya. Ia merasa peringatan yang sudah diberikan cukup untuk menghentikan laju tudingan itu.
Rudiantara sendiri sebenarnya sudah membalas tweet bermasalah itu lewat akun Twitter pribadinya. Respon itu baru ia sampaikan pada Selasa (13/3) pagi ini. Dia memperkirakan tweet itu melanggar UU ITE.
[Gambas:Twitter] (evn)