FOTO: Mengenang Stephen Hawking Lewat Teori Alam Semesta

Reuters/ AFP, CNN Indonesia | Rabu, 14/03/2018 12:48 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Ahli fisika dan kosmologi di era sains modern, Stephen Hawking meninggal dunia pada Rabu (14/3) dini hari.

 Stephen William Hawking lahir pada 8 Januari 1942 di Oxford, Inggris merupakan putra pertama dari pasangan suami istri Frank dan Isobel Hawking. (dok. Jemal Countess/Getty Images/AFP)
 Hawking dikenal lewat teori-teori mengagumkan mengenai konsep lubang hitam, gelombang gravitasi, dan 'big bang'. (dok. REUTERS/Osservatore Romano/File Photo)
Stephen Hawking dan istri kedua, Elaine Mason sesaat setelah pemberkatan pernikahan pada 16 September 1995 di Gereja St. Barnabus. Sebelumnya, Hawking telah menikahi Jane Wilde dan memiliki tiga anak. (dok. REUTERS/Russell Boyce/File Photo)
 Hawking meraih titel sarjana dari Universitas Oxford, pada 1962. Sementara pada 1965, Stephen meraih gelar doktor filsafat (PhD) dari Trinity Hall, Cambridge University. (dok. AFP PHOTO/MIGUEL RIOPA / AFP PHOTO / MIGUEL RIOPA)
 Salah satu teori ilmiahnya yang paling terkenal adalah teori alam semesta yang tak terbatas atau dikenal juga dengan 'Hartle-Hawking State'. (dok. AFP PHOTO / Anthony WALLACE)
 Sejak umur 21 tahun, ia menderita penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) yang menyebabkan dirinya tidak bisa bergerak maupun berbicara. (dok. AFP PHOTO / ANDREW COWIE / AFP PHOTO / ANDREW COWIE)
 Ia bertahan hidup dan berkarya dengan bantuan kursi roda yang terintregasi dengan komputer dan alat-alat canggih lain untuk membantunya bergerak dan berkomunikasi. (dok. AFP PHOTO / Miguel RIOPA / AFP PHOTO / MIGUEL RIOPA)
Karya terakhir Hawking adalah 'The Grand Design' yang mengungkap pandangan tentang asal-usul alam semesta. (dok. AFP PHOTO / NIKLAS HALLE'N)
 Di tahun 2009, Hawking mendapatkan Medal of Freedom dari Presiden AS Barack Obama atas karya-karyanya. (dok. AFP PHOTO/Jewel SAMAD / AFP PHOTO / JEWEL SAMAD)
Ia dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (14/3) dini hari oleh ketiga anaknya Lucy, Robert, dan Tim. (dok. AFP PHOTO / Greg Baker)