Salah satu teknologi tersebut adalah Direct Shift-CVT (direct shift-continous variable transmission), yang dilengkapi dengan peluncur (launch gear) untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Untuk diketahui fungsi dasar dari setiap sistem transmisi CVT adalah untuk mencapai efisiensi dan perubahan gigi yang sangat halus. Untuk memperbaiki fungsi ini, Toyota telah berupaya meningkatkan kinerja transmisi, mengadopsi roda gigi yang lebih besar, dan memperhalus pergeseran roda gigi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara garis besar, CVT model baru dari Toyota sama dengan model lawas, yaitu menggunakan perangkat puli (pulley) dan sabuk baja sebagai komponen utama penggerak transmisi, hanya ada penambahan dan perubahan di sejumlah komponen agar kinerjanya kian maksimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Youtube]
Pertama, adanya komponen direct starts (launch gear/roda gigi peluncuran). Dengan mengadopsi komponen itu maka mempercepat putaran roda gigi dan sabuk sebesar 15 persen tanpa penurunan kinerja.
Kedua, gerak belt di dalam puli diperluas untuk menghasilkan kerja mesin yang halus ketika bergerak dengan kecepatan rendah.
Ketiga, mengurangi bobot puli tanpa mengurangi diameter puli untuk sabuk.
Kelima, mengurangi sudut sabuk dari 11 derajat menjadi 9 derajat. Perubahan tersebut menyebabkan kecepatan sabuk meningkat hingga 20 persen. (mik)