Honda CBR250R Masih 'Hidup', Desainnya Tetap Konservatif

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 21/03/2018 15:48 WIB
Honda CBR250R Masih 'Hidup', Desainnya Tetap Konservatif Foto: Courtesy of Honda
Jakarta, CNN Indonesia -- Honda CBR250R kembali punya 'nyawa' setelah merek asal Jepang itu membawa motor sport fairing itu di pameran otomotif India, Auto Expo pada bulan lalu. Satu bulan kemudian Honda mengumumkan harga resminya.

Manufaktur dengan logo sayap mengepak itu pun meluncurkan CBR250R baru di India dengan harga 163.000 Rupee, atau setara Rp 34,4 jutaan. Sementara versi teratas yag tersemat sistem rem ABS dijual 193.000 Rupee (Rp 40,7 juta). Harga yang ditawarkan untuk bersaing dengan TVS Apache, Bajaj Pulsar, Suzuki Gixxer.

Dilihat sepintas, CBR250R model terbaru yang diluncurkan di India mirip dengan versi Indonesia yang didatangkan dari Thailand dalam bentuk CBU.
Honda mempertahankan desain konservatif pada CBR250R baru, sampai bentuk lampu utama. Hanya saja, bagian penerang jalan di malam hari itu sudang mengadopsi teknologi LED seperti sepeda motor modern saat ini.


Bodinya dihiasi dengan grafis baru dan tersedia pilihan warna merah dan kuning.

Namun untuk jantung pacunya juga masih mempertahankan mesin 250cc silinder tunggal DOHC pendingan cair yang mampu melontarkan tenaga 26,1 hp pada rpm 8.500 dan torsi 22,9 nm pada rpm 7.000.
Mesin itu dikencani transmisi manual enam percepatan, dan mesin bakar ini diakui mampu menggerakkan motor hingga kecepatan maksimal 135 km per jam.

Untuk meningkatkan penampilannya, produsen menggunakan suspensi depan teleskopik dan pro-link di belakang. CBR250R menggunakan ban pelek 17 inci dibalut ban ukuran 110/70 di depan dan 140/70 di bagian belakang.

Di Indonesia, CBR250R satu silinder dihentikan penjualannya dan digantikan CBR250RR mesin 250cc dua silinder. (mik)