Polisi 'Serbu' Markas BMW Terkait Penipuan

Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 22/03/2018 20:57 WIB
Polisi 'Serbu' Markas BMW Terkait Penipuan Ada kecurigaan awal BMW telah menggunakan perangkat untuk memanipulasi emisi gas buang. (Mario Tama/Getty Images/AFP
Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Jerman mengunjungi kantor pusat BMW di Munich dan juga pabrik mesin BMW di Austria pada Selasa (20/3) karena ada dugaan penggunaan perangkat lunak yang mengendalikan emisi gas buang kendaraan bermotor (dieselgate).

Sekitar 100 aparat penegak hukum dikerahkan untuk menggeledah markas besar BMW dan sebuah tempat di Austria. Kepolisian setempat dan Jaksa telah melakukan penyelidikan sejak bulan lalu karena dicurigai ada praktek penipuan untuk meloloskan uji emisi gas buang.

Sumber mengatakan selain markas BMW, penggeledahan juga dilakukan di fasilitas produksi mesin BMW di Steyr, di mana perusahaan mempekerjakan sekitar 4.500 karyawan untuk memproduksi 6.000 mesin per hari.


"Ada kecurigaan awal bahwa BMW telah menggunakan perangkat untuk memanipulasi data terkait tes," kata jaksa dalam pernyataan tertulis dilansir Reuters, Kamis (22/3).
BMW, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa jaksa sedang mencari perangkat lunak yang digunakan pada 11.400 unit BMW yang terbagi untuk BMW 750d dan BMW 550d Luxury, karena bulan lalu BMW melakukan penarikan mobil-mobil itu untuk melakukan perbaikan software.

Belakangan, Federal Motor Transport Authority Jerman (KBA) menyatakan jika software BMW tersebut tidak termasuk sebagai alat manipulasi.

BMW menjadi produsen kedua yang diduga melakukan penipuan demi emisi gas buang yang lebih baik, setelah Volkswagen dalam skandal dieselgate.

'Drama' dieselgate diawali VW itu membuat perusahaan terjerumus ke dalam krisis bisnis terbesar dalam sejarah industri otomotif Jerman 100 tahun terakhir. Konsistensi manufaktur asal benua biru pun dipertanyakan. (mik)