Cuitan Penulis Ghost Fleet soal Pidato Prabowo

Agustiyanti, CNN Indonesia | Jumat, 23/03/2018 00:50 WIB
Cuitan Penulis Ghost Fleet soal Pidato Prabowo Penulis Ghost Fleet, Peter Warren Singer dan August Cole mengunggah cuitan pada akun twitter mereka terkait pidato Prabowo Subianto yang merujuk novel mereka. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penulis Ghost Fleet, Peter Warren Singer dan August Cole mengunggah cuitan pada akun twitter mereka terkait pidato Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia bakal bubar di 2030 merujuk pada novel yang ditulis mereka.

Singer dalam cuitan pada akun resmi twitter miliknya menyebut pemimpin opisisi Indonesia mengutip Ghost Fleet dalam pidato kampanye yang berapi-api. Ia juga menyebutnya sebagai hal yang tak terduga.




Ramainya perbicangan terkait pidato Prabowo yang mengutip Ghost Fleet di Twitter pun menurut Singer, membuat perangkat lunak penerjemahnya ke bahasa Indonesia mendapat latihan yang tak terduga pekan ini.


Tak hanya itu, ia juga berbalas cuitan dengan Cole terkait berita Presiden China Xi Jinping yang akan mengerahkan kekuatannya untuk melawan 'musuh-musuh' negara tersebut dan menghubungkannya dengan Pidato Prabowo.

"Tanya Jendral Indonesia," tulis Singer, membalas cuitan Cole, "Fiksi, bukan prediksi, benar?" menanggapi berita Xi Jinping yang dicuitkan kembali pada akun twitter Singer.


Pidato Prabowo yang menyebut Indonesia bubar di tahun 2030 dalam acara "Konferensi Nasional dan Temu Kader" baru-baru ini bukan yang pertama kali. Prabowo juga pernah menyebut Indonesia Bubar di 2030 dalam acara bedah buku di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat pada 18 September 2017 lalu.


Dalam rekaman video yang diunggah akun Gerindra TV di Youtube, Prabowo mengatakan dalam novel berjudul Ghost Fleet yang ditulis dua ahli strategi Amerika Serikat, digambarkan sebuah perang antara Amerika Serikat melawan China di tahun 2030.

Menurut Prabowo, dalam buku tersebut tertulis, Republik Indonesia di tahun 2030 sudah tidak ada lagi.


Novel fiksi Ghost Fleet sendiri merupakan karya dari pengamat politik dan kebijakan ternama asal Amerika Serikat, Peter Warren Singer dan August Cole. Judul asli novel tersebut adalah Ghost Fleet: a Novel of The Next World War. Terbit pertama kali di Amerika Serikat pada 2015 lalu dengan lebih dari 400 halaman.

"Ghost Fleet ini novel, tapi ditulis dua ahli strategi dari Amerika, menggambarkan sebuah skenario perang antara China dan Amerika tahun 2030. Yang menarik dari sini bagi kita hanya satu. Mereka ramalkan tahun 2030, Republik Indonesia sudah tidak ada lagi," kata Prabowo. (agi)