Direktur Penjualan dan Pemasaran MMKSI Irwan Kuncoro berharap penjualan Xpander bulan ini lebih tinggi dari bulan lalu. Menurutnya, sukses menjegal Avanza di Februari 2018 belum bisa disimpulkan bahwa MPV 'murah' Xpander bakal kembali mengungguli rivalnya di bulan-bulan berikutnya.
"Mudah-mudahan masih sama bagusnya (selama Maret 2018), kami usahakan naik. (Untuk kembali ungguli Avanza), kami belum tahu itu," kata Irwan di Cikupa, Tangerang, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Irwan, Xpander yang mematahkan posisi puncak Avanza selama 14 tahun terakhir dalam kurun waktu enam bulan memang merupakan prestasi gemilang, namun untuk mempertahankan posisi puncak diperlukan strategi yang matang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum niat fokus ke pasar sedan
Mitsubishi sendiri memastikan hingga kini masih ingin memanfaatkan produk yang ada untuk meningkatkan pangsa pasar. Pabrikan Jepang itu sampai kini belum berniat menyegarkan Xpander, atau menghadirkan model baru di atas Xpander.
"Saat ini sih belum (untuk bermain di kelas medium MPV)," ucap Kepala Grup Penjualan dan Pemasaran MMKSI Imam Choeru Cahya.
Lihat juga:Penjualan MPV 'Sejuta Umat' Lesu |
"Kami masuk di kuenya yang besar dulu itu kan SUV kuenya cukup besar, terus double cabin-nya juga," ujar dia.
Sementara itu pihak MMKSI belum memutuskan kembali merangsek ke pasar sedan menyusul rencana pemerintah yang akan mengharmonisasi pajak sedan dalam negeri.
"Sedan ada potensi, tapi lihat data Gaikindo kecil sekali. Sekarang kan segmen tren kan SUV," tegas Imam.
Sementara SUV, dari 12 bulan penjualan perolehannya sebanyak 73.374 unit. Sedangkan segmen sedan hanya berada di angka 7.970 unit untuk periode yang sama. Itu pun dijumlah dari tiga empat kelas sedan yaitu mini, small, medium dan high. (mik)