Airlangga Bantah Proyek Mobil Desa 'Menghilang'

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Selasa, 27/03/2018 20:38 WIB
Airlangga Bantah Proyek Mobil Desa 'Menghilang' Ilustrasi. (CNN Indonesia/Damar Sinuko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Program Kendaraan Pedesaan kembali dilanjutkan oleh pemerintah melalui Kementerian Perindustrian. Kali ini mobil desa itu dinamai Alat Mekanis Multifungsi Pedesaan (AMMDes).

Pemerintah mengklaim sedikitnya 60 pelaku dalam negeri sudah menyatakan kesiapannya untuk memasok komponen kendaraan tersebut.

"Banyak pihak yang beranggapan program ini jalan di tempat. Tetapi kembali saya katakan, membuat sampai pada tahap prototype berbeda dengan memproduksi," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Selasa (27/3).



Dia mengatakan kendaraan pedesaan bakal dirancang dengan dua fungsi sekaligus. Ini adalah untuk transportasi untuk mobilisasi hasil pertanian dari desa ke kota, serta sebagai alat produksi untuk meningkatkan produksi pertanian.

Airlangga juga menyatakan dengan pengembangan kendaraan pedesaan dapat menjadi celah bagi industri komponen di dalam negeri melalui Industri Kecil dan Menengah (IKM). Hal itu dinilai dapat memudahkan untuk mendapat suku cadang di pasaran.

Menurut dia, AMMDes bakal dioptimalkan tingkat kandungan dalam negeri atau TKDN melalui kerjasama dengan para pelaku industri nasional. Sedikitnya ada 60 pelaku industri dalam negeri yang siap menjadi pemasok komponen, dengan 22 pelaku merupakan IKM.

Dukungan dari Kementerian Lain

Di sisi lain, dia menyampaikan bahwa program itu membutuhkan dukungan dari para pemangku kepentingan. Misalnya Kementerian Perhubungan terkait laik jalan, Kepolisian terkait registrasi kendaraan dan dukungan dari BSN guna standardisasi.


Selanjutnya, untuk segi infrastruktur dibutuhkan juga dukungan dari Kementerian Keuangan terkait insentif dan fasilitas perpajakan. Selain itu, ada pula dukungan dari Kementerian Dalam Negeri terkait pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama di daerah.

"Kalau dari sisi kebijakan industri, saat ini Kemenperin sedang menyiapkan regulasi berupa rancangan Peraturan Presiden, rancangan Peraturan Menteri Perindustrian dan standar terkait pengembangan AMMDes," kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto. (asa)