Menu ini akan membuat pengguna dapat mengendalikan semua data hanya melalui beberapa klik. Beberapa fungsi pengendalian yang dapat pengguna lakukan dalam menu baru privasi Facebook:
Facebook melakukan pembaharuan pengaturan bagi platformnya. (Foto: Facebook) |
Pengguna dapat menambah beberapa tingkat perlindungan untuk akun, seperti autentifikasi dua faktor. Dengan mengaktifkan fitur tersebut, ketika seseorang berusaha log in dari perangkat yang tak dikenal maka akan ada notifikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Mengendalikan informasi personal
Dengan fitur baru ini, pengguna dapat melakukan tinjauan ulang mengenai informasi yang telah dibagika dan hendak dihapus. Pengaturan ini termasuk menghapus postingan yang telah dibagikan hingga reaksi pengguna terhadap postingan orang lain.
Pengguna bisa mengakses fitur ini untuk menghapus seluruh postingan yang tidak ingin ditampilkan di Facebook, baik linimasa maupun profil.
Pembaharuan ini memungkinkan mengatur siapa saja yang bisa melihat posting dan informasi personal. (Foto: Facebook) |
Pengguna akan memiliki kendali atas apa yang dibagikan ke dalam Facebook. Pengguna dimungkinkan mengatur siapa saja yang dapat melihat postingan dan informasi yang telah dipilih dalam profil.
4. Permudah mengundah data
Facebook mempermudah pengguna untuk mengunduh data yang telah dibagikan di Facebook. Pasalnya, bagaimana pun juga data tersebut milik pengguna.
Sehingga, pengguna dapat mengunduh salinan data dan memindahkan ke perangkat lain. Data yang dimaksuda termasuk ke dalam foto yang pernah diunduh hingga kontak yang pernah ditambahkan ke dalam akun postingan linimasa.
"Pembaruan ini merupakan bagian dari transparansi kami - dan bukan cara agar kami bisa mengambil, menggunakan, dan membagikan data tersebut," ujar Facebook. (age)
Facebook melakukan pembaharuan pengaturan bagi platformnya. (Foto: Facebook)
Pembaharuan ini memungkinkan mengatur siapa saja yang bisa melihat posting dan informasi personal. (Foto: Facebook)