Saat ini, beberapa seri iPad yang beredar di pasaran memiliki turunannya masing-masing. Dari segi tampilan, semua nampak serupa tapi tak sama.
Ada beberapa perbedaan yang perlu diperhatikan, terutama dari sisi fitur dan kemampuan. Tiga jenis yang akan dijelaskan berikut adalah iPad baru yang menyasar pelajar, iPad Pro dan iPad generasi awal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Umumnya, pengguna yang tidak memiliki kebutuhan khusus seperti desain gambar atau multimedia secara profesional bisa memilih iPad pada kelas pemula. Harga dari tablet tersebut berkisar di angka US$329 atau di kisaran Rp4,5 juta.
Namun bagi pengguna yang membutuhkan prosesor bertenaga lebih kuat untuk bekerja, maka iPad Pro akan lebih cocok. Harga iPad Pro dimulai dari US$649 atau Rp9 juta.
Perangkat tersebut menawarkan kelebihan yang tak hadir di lini tablet Apple lainnya. iPad Pro memiliki prosesor A10X yang lebih cepat dibanding pendahulunya.
iPad Pro membawa resolusi 2.224 x 1.668 yang kaya akan warna gamut, lapisan anti-reflektif, dan dukungan True Tone. Layar ini akan membantu saat bekerja dengan foto dan video yang membutuhkan ketajaman warna namun juga diklaim mampu bertahan 10 jam.
Kecepatan refresh dari iPad Pro juga lebih tinggi dibanding iPad standar sehingga terasa akan lebih responsif untuk menggambar. Hal ini terutama akan sangat berguna bagi artis atau desainer.
Sementara itu, iPad terbaru yang menyasar anak sekolah dibanderol dengan harga US$299 atau Rp4,1 juta dan $329 atau Rp4,5 juta untuk konsumen umum. Keunggulan iPad ini selain harganya yang sedikit lebih miring dibanding iPad standar adalah kemampuan mendukung stylus crayon dan keyboard case Logitech.
Stylus tersebut hanya dibanderol US$49 atau Rp670 ribu, jauh lebih murah dari Pencil Apple yang dilego Rp1,3 juta. Harga tersebut akan lebih cocok untuk anak-anak di sekolah.