Sebelumnya pada Kamis (29/3), iPrice membuat rilis resmi mengenai GrabMudik, yang digambarkan sebagai paket produk baru yakni GrabHeli, GrabDelman, dan GrabTruk Pasir. Semua angkutan baru itu sedianya dirilis pada 1 April 2018.
Namun belum sampai tanggal yang direncanakan itu, iPrice harus menanggung malu. Pasalnya pihak Grab merasa tidak ada kerja sama atau pun pemberitahuan sama sekali terkait kampanye ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Mantan Sopir Uber Juga 'Diburu' Gojek |
Contoh tampilan produk GrabMudik yang dibuat oleh iPrice sebagai kampanye April Mop mereka. (Foto: Dok. iPrice) |
Dewi menekankan kampanye iPrice ini tidak bisa dibenarkan. Selain tanpa sepengetahuan Grab, alasan April Mop yang dipakai pun dinilai tidak masuk akal.
Masalah makin jadi runyam ketika sejumlah media daring nasional sudah terlanjur menerbitkan kampanye iPrice tersebut.
Lihat juga:Cara Gojek Ucapkan 'Sayonara' ke Uber |
Tak menutup kemungkinan Grab akan memperkarakan iPrice ke jalur hukum.
Merespons protes Grab, iPrice sudah menerbitkan permintaan maaf melalui surat elektronik ke media-media yang sudah menerima kampanye GrabMudik. Mereka berkilah kampanye April Mop tersebut sebagai apresiasi kepada Grab yang semakin kuat di Asia Tenggara setelah mengakuisisi Uber.
"Tetapi, seperti pepatah, cinta bertepuk sebelah tangan. Sepertinya dari pihak Grab tidak sesemangat kami dalam "peluncuran" layanan baru ini," ucap perwakilan iPrice dalam surel. (age/asa)
