[Gambas:Twitter]
Sejumlah netizen telah menghubungi baik layanan Twitter Uber Indonesia (@Uber_IDN) maupun Grab (@GrabID). Namun, sudah beberapa waktu akun Uber Indonesia bungkam tak beri jawaban. Sementara akun Grab Indonesia malah melempar masalah tersebut ke Uber.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pengguna lain juga mencuitkan masalah Uber Credit miliknya kepada seorang pengguna asal Filipina yang juga mengeluhkan hal serupa.
Hanya saja pengguna Filipina itu mendapat jawaban dari Uber setempat bahwa Uber tak bisa memberikan pengembalian tunai Uber Credit pengguna.
[Gambas:Twitter]
Pihak Uber Indonesia yang sempat dihubungi beberapa waktu lalu terkait dengan permasalahan Credit pengguna tidak memberikan jawaban dan melemparkan permasalahan ini ke layanan email media Uber dan masih belum mendapat jawaban.
Pasalnya, akuisisi Uber oleh Grab di kedua negara tersebut berarti membuat Grab memonopoli pasar karena tak ada lagi kompetitor lainnya. Kedua negara memerintahkan Uber untuk terus beroperasi hingga komisi persaingan memberikan hasil investigasi mereka. (eks)