Chief Marketing Officer Lazada Indonesia Ahmad Alkatiri membenarkan kabar tersebut. Selain mempercepat, Ahmad berkata teknologi yang ada di aplikasinya jadi lebih kaya.
Contoh fitur yang bisa dikembangkan adalah foto-foto inspirasi serupa di Instagram untuk memudahkan para penjual memikat pelanggan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkat akuisisi tersebut, hubungan kedua perusahaan makin lekat. Salah satunya terlihat ketika Lazada memperkenalkan kanal produk dari Taobao, portal e-commerce turunan Alibaba.
Lihat juga:Alibaba Dikabarkan Akan Tanam Modal ke Grab |
Meski hubungan keduanya kian lekat, Ahmad menegaskan tak akan ada pemecahan produk berdasarkan segmentasi pasar seperti yang dilakukan oleh Alibaba. Seperti diketahui Alibaba Group memecah layanan mereka di bidang e-commerce menjadi Alibaba.com, AliExpress, dan Taobao.
Menurut Ahmad pemecahan segmentasi itu sulit dipraktikkan di Indonesia karena terlalu kompleks dan mahal.
"Jadi buat konsumen dan seller akan tetap one Lazada, Lazada app aja," pungkasnya. (evn)