Roket yang dinamakan Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) akan membawa misi mencari keberadaan planet 'kembaran Bumi' di sekitar tata surya. Disamping mencari adanya tanda-tanda kehidupan. TESS rencananya akan diluncurkan pada Senin (16/4) dari Pangkalan Angkatan Udara Cape Canaveral di Florida, AS.
TESS nantinya akan memonitor keberadaan 20 ribu bintang terdekat menggunakan metode yang sama dengan Kepler ketika mendeteksi keberadaan 2.600 eksoplanet. Roket ini juga dilengkapi empat buat kamera untuk mengabadikan pergerakan di luar angkasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seager mengaku optimis TESS mampu menemukan planet serupa Bumi yang memiliki ukuran dan komposisi berbatu dengan suhu yang bisa menunjang kehidupan.
Jika nantinya TESS mampu mendeteksi keberadaan eksoplanet, NASA akan menurunkan teleskop James Webb yang diklaim mampu menjangkau seluruh semesta pada 2020 nanti. Telsekop James Webb sendiri disiapkan sebagai penerus Hubble yang telah diluncurkan sejak 1990.
Dalam peluncuran kali ini, NASA menggandeng l dengan menggunakan roket Dragon sekaligus membawa kargo untuk para astronaut di Stasiun Antariksa Internasional (ISS). (evn)