Pasalnya beberapa penduduk Los Angeles mengeluh aplikasi navigasi itu menunjukkan pengendara untuk melewati rumah penduduk sebagai jalan alternatif.
Hal ini terjadi lantaran aplikasi itu mencari rekomendasi rute terpendek bagi pengendara untuk menghindari kemacetan di jalan utama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tanggapan (Waze) kurang memadai dan mereka tidak memberikan solusi sama sekali," tambahnya, seperti dikutip AP.
Hal ini juga membuat warga yang tinggal disana mulai mengeluh kepada pejabat setempat mengenai meningkatnya jumlah kecelakaan, kerusakan jalan, dan kebisingan.
"Saya melihat lima atau enam mobil bertabrakan dan ini semakin parah," jelasnya.
Kejadian ini ditanggapi santai oleh CEO Waze Noam Bardin. Pihaknya berniat untuk membagikan data mengenai situasi lalu-lintas kepada pejabat transportasi kota LA.
"Kami tidak dapat 'mengontrol' lalu lintas dengan cara apapun, tetapi kami mencoba dan melakukan yang terbaik dengan (memanfaatkan) infrastruktur apa yang ada," tulis Bardin pada blog Waze.
Los Angeles yang dihuni sebanyak 3.976 jiwa itu memiliki masalah yang cukup kompleks terkait peningkatan kendaraan yang diarahkan oleh Waze untuk melewato jalur alternatif yang ternyata masuk kedalam rumah penduduk, demikian ditulis Sacbee. (eks/btg)