Jokowi Sebut Pemerintah Butuh Waktu Uji Coba Lanjut Esemka

Christie Stefanie, CNN Indonesia | Kamis, 19/04/2018 15:28 WIB
Jokowi Sebut Pemerintah Butuh Waktu Uji Coba Lanjut Esemka Pabrik Esemka di Boyolali, Jawa Tengah. (Screenshot via Instagram/@fxsuryadi77)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo menegaskan pemerintah pasti akan selalu mendukung pengembangan produk-produk asli Indonesia.

Hal itu disampaikan Jokowi ketika dikonfirmasi mengenai mobil esemka setelah resmi membuka Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018.

"Nanti kami lihat. Saya kira tugas pemerintah mendorong agar brand Indonesia bisa berkembang," kata Jokowi di JIExpo, Kemayoran, Kamis (19/4).


Sebelumnya, Esemka disebut-sebut bisa menjadi mobil nasional tapi hal itu belum terealisasi hingga kini.
Jokowi menuturkan pemerintah masih memerlukan waktu untuk menguji lebih lanjut terhadap esemka sehingga bisa masuk industri otomotif.

"Nanti kami lihat apakah Esemka bisa masuk ke industri atau tidak bisa masuk industri tapi bisa dipasarkan atau tidak. Nanti kami lihat," tuturnya.

Ia mengatakan salah satu upaya pemerintah melalui penyederhanaan regulasi yang berkaitan dengan uji laik dan uji emisi sehingga proses bisa dipercepat.

Esemka dinyatakan lulus uji emisi oleh BTMP BPPT Serpong pada Agustus 2012 dan satu bulan kemudian diperbolehkan masuk produksi setelah Kemenhub mengeluarkan Sertifikat Registrasi Uji Tipe Kendaraan Bermotor Nomor SK 3896/AJ.402/DRJD/2012.
Jokowi pernah memberi mandat kepada mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono untuk memproduksi mobil nasional (mobnas) sesuai rencana PT Solo Manufaktur Kreasi (PT SMK) sejak 2012.

Pada 2015, AM Hendropriyono meresmikan PT Adiperkasa Citra Esemka Her (ACEH) yang merupakan gabungan dari PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL) dan PT SMK. PT ACEH kemudian mendirikan pabrik mobil Esemka di Boyolali, Jawa Tengah yang berdiri di atas lahan seluas 14 hektare.

Berdirinya pabrik tersebut sebagai bukti keseriusan PT ACEH memproduksi massal Esemka di Tanah Air. Namun, hingga kini PT ACEH masih tutup mulut terkait pabrik barunya itu, dan belum bisa dikonfirmasi kebenaran pabrik tersebut.
Rumor terakhir bahwa PT ACEH berniat membuat mobil untuk Presiden dan Wakil Presiden RI. Bahkan PT ACEH pernah menghubungi PT Pindad untuk membahas pengadaan mobil khusus orang nomor satu di Indonesia.

Hal itu dibenarkan oleh Direktur Utama Pindad Abraham Mose ketika dihubungi CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

"Permintaan seperti itu bunyi (pernah keluar dari pihak Esemka) sih. Tapi belum tertulis ya (permintaan kerjasama itu)," jelas Abraham. (mik)