Pemerintah Vietnam membuat kebijakan untuk meningkatkan produksi mobil di dalam negeri, dan di sisi lain menyulitkan ekspor dari negara lain ke negaranya.
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Harjanto menyebut peerintah Indonesia berencana mengadukan kebijakan baru Vietnam ke tangan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harjanto mengaku pihaknya sudah melakukan pembicaraan dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri terkait hal itu. Namun ia belum bisa memastikan kapan langkah tersebut akan ditempuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Indonesia dan Vietnam sebelumnya telah melakukan pertemuan untuk membahas kebijakan tersebut. Inonesia tengah berupaya memuluskan kembali ekspor kendaraan utuh ke Vietnam.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah Indonesia menuruti permintaan untuk membuat sertifikat persetujuan tipe kendaraan (vehicle type approval/ VTA) CBU untuk menyesuaikan ketentuan impor yang berlaku di negara tersebut.
"Kami sudah (lobi-lobi). Waktu itu dipimpin oleh Pak Oke, Saya juga kirim staf saya. Tapi memang belom deal," tambahnya. (evn)