Menurut sumber CNNIndonesia.com yang enggan disebutkan identitasnya, rekanan ZTE di Indonesia seperti Indosat Ooredoo dan Telkomsel telah mengakhiri kerjasama dalam penyediaan jaringan.
Sepanjang pengetahuan narasumber, Indosat diperkirakan tengah menyelesaikan pembayaran layanan jaringan sekitar Rp50 miliar untuk ZTE.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Pekerja outsourcing) akan mulai bekerja untuk Indosat mulai 1 Mei 2018, dan status kami masih akan berada di bawah CCSI ," ungkap narasumber pada CNNIndonesia.com, Kamis (26/4).
Pihak Indosat disebut sedang mempertimbangkan posisi mana saja yang bisa diisi oleh mantan pegawai outsouce ZTE yang berperforma baik.
Apabila dalam masa open tender tersebut, Indosat memilih rekanan lain maka para pegawai ini berpotensi direkomendasikan pada vendor tersebut jika memang masih ingin melanjutkan berkarier di bidang yang sama.
Sementara bagi pegawai yang dinilai buruk performanya oleh Indosat kemungkinan akan diselesaikan kontraknya.
"Saat ini kami di office Indonesia masih beraktivitas seperti biasa dan sebagai vendor masih terus memenuhi tanggung jawab kami terhadap customer sebaik-baiknya," jelas Miera Rahayu, Brand Communication Manager ZTE melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Kamis (26/4). (age)