Planet tersebut diberi nama WASP-96b, juga dijuluki Saturnus versi lebih panas karena temperaturnya mencapai 1.027 derajat Celcius. Disebut serupa Saturnus karena massanya yang dinilai setara.
Tergolong sebagai eksoplanet atau planet yang terletak di luar Tata Surya, WASP-96b ini terletak di 980 tahun cahaya di konstelasi Phoenix.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua faktor di atas, nihilnya awan dan keberadaan sodium, merupakan faktor penting dalam menentukan karakter sebuah planet, terutama eksoplanet seperti WASP-96b.
"WASP-96b memberikan kesempatan unik dalam memperkirakan sekumpulan molekul lain seperti air, karbon monoksida, dan karbon dioksida dengan pengamatan lebih jauh," ujar Ernst de Mooij, peneliti asal Dublin City University yang ikut menulis laporan ini.
Nikolov, de Mooij, dan koleganya yang lain meneliti WASP-96b dari data cahaya yang melewati atmosfer eksoplanet. Penelitian mereka dimungkinkan berkat sajian data dari Very Large Telescope.
Mengutip The Register, temuan tersebut sudah dipublikasi di majalah Nature. Bersihnya atmosfer WASP-96b dapat menjadi petunjuk lebih jauh bagi para astronom mengulik kemungkinan eksoplanet yang layak huni. (evn)