Sebab, anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS umumnya bakal berdampak pada kenaikan harga komoditas yang membuat nilai suatu produk ikut naik.
Menyikapi kondisi itu, Kepala Pemasaran dan Marketing Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Imam Choeru Cahya mengaku akan segera melakukan rapat internal untuk membahas mengenai pelemahan rupiah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi betul, kenaikan dolar menjadi salah satu pertimbangan dalam kenaikan harga. Tapi kenaikannya berapa dan kapan, sedang kami godok di internal," kata Imam di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (8/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikatakan Imam harga baru sudah berlaku untuk Xpander per 1 Mei 2018, adapun kenaikan harga sekitar Rp3 juta. Kenaikan harga itu dipastikan bukan disebabkan pergerakan nilai tukar rupiah.
Xpander di tempat main anak-anak
Imam mengaku masih optimis terhadap produk Mitsubishi khususnya di segmen mobil penumpang seperti Xpander dan Pajero Sport. Terlebih jika itu melihat kepada permintaan Xpander yang kini sudah tembus 66 ribu unit.
"Kami ucapkan terima kasih ke masyarakat Indonesia. Ini membuktikan penerimaan Mitsubishi khususnya di passenger car," ucap dia.
"Kidzania salah satu strategi juga bagaimana meningkatkan brand image passenger car Mitsubishi di Indonesia. Ini rangkaian buah aktivitas yang kami lakukan bagaimana mengubah mindset," tutur dia.
Hadirnya Xpander pun otomatis menggantikan posisi Outlander Sport yang sebelumnya menjadi unit displai pada area tersebut sejak 2016 silam di tempat yang sama. (mik)