Avanza pertama berwarna putih diduga kuat dipakai pelaku bom bunuh diri untuk mengebom Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di jalan Arjuno. Dan Avanza putih kedua digunakan untuk aksi teror di Mapolda Riau. Para pelaku diketahui menggunakan Avanza yang entah sebuah kebetulan atau bukan sama-sama mengenakan kelir warna putih.
Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengamati fenomena Avanza yang digunakan para pelaku teror.
Lihat juga:Sejarah Bom Mobil dan Awal Menggunakannya |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jusri jika diamati, selain harganya relatif terjangkau, kendaraan dengan julukan 'MPV sejuta umat' itu juga banyak tersedia di perusahaan rental.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal fleksibilitas itu juga disebut Jusri memperkuat aksi teror menggunakan MPV 'murah' Avanza.
"Interiornya juga luas dan tidak banyak sekat dibandingkan sedan. Menurut saya fleksibilitas dan harga yang tersedia (terjangkau), bahkan perusahaan rental mobil paling banyak menyediakan mobil itu (Avanza)," tutup Jusri. (mik)