Dalam sejarah, astronaut Islam bisa melakukan ibadah di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Pada Ramadan 1405 Hijriah, Sultan bin Salman Al Saud menjalankan misi di antariksa dan tetap berpuasa.
"Ahli agama mengatakan saya bisa berbuka puasa dengan mengacu waktu di Bumi tempat saya berangkat," ujar Sultan menerangkan bahwa durasinya berpuasa sama dengan tempatnya lepas landas di Kennedy Space Center, Florida.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sultan tercatat tidak hanya sebagai Muslim pertama yang berhasil ke luar angkasa tetapi juga tercatat sebagai Muslim pertama yang menjalankan Ramadan di antariksa.
Islam sangat menganjurkan perjalanan dan penjelajahan di luar angkasa. Namun saat bepergian, seorang astronaut harus memerhatikan etika untuk tetap mempertahankan hubungan dengan Allah SWT, mengamati kedamaian dengan makhluk lain dan menjaga kelestarian luar angkasa. (age)