"Tanggal 5 Juni itu kita akan luncurkan bahwa TCash bisa dipakai oleh semua orang Indonesia," kata Chief Executive Officer (CEO) TCash Danu Wicaksono saat ditemui usai jumpa pers di Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (24/5).
Ia mengklaim bahwa Bank Indonesia (BI) sudah mengeluarkan izin bagi TCash untuk menjadi aplikasi agnostik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Danu mengaku, BI memberikan catatan untuk memerhatikan segi perlindungan terhadap pelanggan, agar pengguna non-Telkomsel tetap dijamin kenyamanannya.
Walaupun nantinya TCash dapat digunakan oleh pengguna operator lain, Danu menekankan bahwa TCash tidak memisahkan diri dari PT Telkomsel.
"Bukan berarti kita spin off ya, kita tetap punya PT Telkomsel, tapi kita membuka diri untuk bisa dipakai semua orang," ujarnya.
Sebelumnya, operator selular Indosat mengatakan tidak menutup kemungkinan untuk menggandeng TCash untuk menggelar layanan pembayaran mobile.
Direktur Utama Indosat Joy Wahjudi mengungkapkan kerja sama tersebut bisa saja terjadi jika TCash memenuhi kriteria sebagai mitra Indosat.
"Kalau dia [TCash] bisa bikin yang lebih bagus dari Paypro, ya saya ambil TCash saja," ujarnya diselingi tawa seusai RUPST di kantor Indosat di Jakarta, Rabu dua pekan lalu (9/5).
TCash menargetkan memiliki 40 juta pelanggan pada akhir tahun 2018, dan berharap 15-25 persen di antaranya adalah pengguna non-Telkomsel. (eks)