Rencananya, Gojek akan berekspansi di empat dari delapan negara tersebut, yakni Vietnam, Thailand, Singapura, dan Filipina. Ekspansi ini didukung dengan suntikan dana yang cukup fantastis dari investor lokal maupun global yang mencapai US$500 juta atau sekitar Rp7,1 triliun.
Pengamat Teknologi Informasi dari Indonesia Information and Communication Technology (ICT) Heru Sutadi mengatakan Gojek dianggap memiliki potensi di mata para investor untuk bersaing dengan Grab di negara lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor dinilai percaya Gojek mampu meruntuhkan kedigdayaan Grab di Asia Tenggara. Oleh karena itu, mereka pun berani menyuntikkan dana ke Gojek sebesar Rp 7,1 triliun.
Lihat juga:Grab Tak Gentar Hadapi Ekspansi Gojek |
"Tim yang tahu pasar dan kondisi di negara Asia Tenggara selain Indonesia. Mungkin di Thailand atau Kamboja tidak bisa karena mereka lebih menggunakan Tuktuk sehingga mungkin disesuaikan dari Gojek ke Gotuk misalnya," kata Heru
Heru menilai setiap negara memilik jenis pasar yang berbeda-beda. Oleh karena itu Gojek harus bisa mencari strategi yang pas dalam melakukan ekspansi. Tentu saja variasi strategi ini harus tetap dikendalikan oleh kantor pusat agar tidak terjadi kesalahan koordinasi.
"Harus ada manajemen yang mengatur semua dari pusat juga. Bisa saja strategi lokal akan berbeda keinginan dengan kantor pusat. Kendali terpusat harus tetap dimainkan," terang Heru.
"Kalau kita lihat, kan, persaingan Gojek dan Grab sekarang di Indonesia. Grab besar di luar Indonesia, khususnya Asia Tenggara. Jadi saya pikir tepat jika Gojek juga ingin menguasai Asia Tenggara," ungkap Heru.
Kendati demikian, Heru tidak memungkiri ada potensi kegagalan dalam ekspansi ini. Heru pun menyarankan Gojek untuk melakukan ekspansi secara bertahap. Keberhasilan ekspansi diperkirakan baru akan terlihat dalam satu hingga dua tahun ke depan.
"Potensi gagal juga bisa, seperti Uber masuk Indonesia gagal karena perlu penyesuaian dengan aturan lokal, melokalisasi layanan dan manajemen," pungkas Heru. (agi/wis)