Sesuai dengan segmen yang dibidik, XPS 13 telah dibekail material Mars Rover untuk menghalau panas ketika digunakan. Insulasi Gore pada material diklaim mampu mengurangi panas meski disokong daya cukup besar.
Tak hanya itu, ruang pending juga diperbesar hingga 80 persen dari generasi sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Bos Twitter Sebut Tak Punya Laptop |
"Selain ukuran laptop lebih kecil dan ringan (bobot 1,29 kg), XPS 13 dua kali lebih tangguh dibandingkan generasi sebelumnya dan tertangguh di kelasnya," klaim Tjipto.
Dibanding pendahulunya yang mengusung konsep 2-in-1, XPS 13 justru bertransformasi seutuhnya dalam bentuk tablet. Engsel pada layar dipastikan tidak mampu bergerak hingga 360 derajat.
Bingkai di bagian layar dibuat tipis layaknya ponsel 'kekinian' dengan rasio hingga 80 persen. Sekedar perbandingan, XPS sebelumnya memiliki bingkai hingga 5,2mm, sedangkan generasi terbaru dibekali bezel 4 mm. Dell menyebut bingkai tipis untuk membantu pengguna merasakan laptop dengan layar luas.
Fitur tak kalah penting kehadiran Dell Cinema yang memaksimalkan kualitas gambar dan suara. Fitur ini bisa mengatur tampilan HDR dengan detil, warna, dan tingkat kecerdasan mumpuni. Kendala buffering saat menonton video daring juga diklaim bisa dioptimalkan oleh laptop yang dibanderol mulai dari Rp23 juta. (evn)