Tapi cukup menggunakan data yang tersimpan di perangkat autentifikasi lain. Misal data biometrik seperti sidik jari atau pemindai wajah yang tersimpan di smartphone. Alternatif lain otentifikasi lewat kunci keamanan di USB khusus atau bluetooth.
"Kredensial pengguna dan data biometrik tidak pernah ditransfer dari perangkat pengguna dan tidak disimpan di server," jelas FIDO Alliance dan W3C seperti dikutip Fortune.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Google Chrome Hentikan 'Autoplay' di Desktop |
Standar keamanan baru ini disebut sebagai WebAuthn. Ini adalah standar keamanan baru yang dibuat oleh FIDO Alliance dan W3C.
Lihat juga:Gmail Sediakan Mode Offline |
Untuk meningkatkan keamanan, Chrome juga akan meningkatkan isolasi antar tab di perambannya. Sehingga, situs yang dibuka di satu tab lain tak bisa mengakses data yang dibuka di tab lain.
Hal ini dilakukan untuk mengurangi serangan malware seperti pernah terjadi dengan Spectre, seperti ditulis ZDNet. (eks)