Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan pihaknya telah menyisir sebanyak 4.078 akun berkonten radikal.
"Akun yang sudah di takedown dari media sosial ada 4.078 akun. Setengahnya ada di platform Facebook dan Instagram. Sisanya tersebar merata," ujarnya beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi, tren akun berkonten radikal sudah menurun. Tapi kami tetap menyisir. Peak-nya itu pada 21 Mei. Sisanya turun," tambahnya.
Untuk menangkal penyebaran radikalisme, masyarakat diimbau untuk melakukan langkah-langkah seperti setop menyebarluaskan pesan yang mengandung konten radikal, menandai akuun yang memuat konten radikalisme dan terorisme, serta mengadukan konten tersebut melalui jalur aduan yang telah disediakan. (age)