"SpaceX masih menyusun rencana untuk menerbangkan individu mengelilingi bulan dan hal ini menumbuhkan banyak ketertarikan konsumen," jelas juru bicara SpaceX, James Gleeson saat mengonfirmasi pemberitaan tersebut kepada Wall Street Journal.
Menyusul kabar penundaan ini SpaceX belum mengajukan kapan wisata luar angkasa ini akan dilakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penundaan proyek bukan hal baru bagi SpaceX. Roket Falcon Heavy pun baru meluncur Februari lalu. Roket ini rencananya akan digunakan untuk membawa turis-turis ini keluar angkasa. Belum lagi pengetesan perjalanan menggunakan kapal luar angkasa Dragon 2 juga belum dilakukan hingga Desember 2018.
SpaceX optimis bahwa perusahaannya akan menyumbang pendapatan yang besar dari pariwisata luar angkasa. Pendapatan ini akan memuluskan rencana SpaceX untuk membuat koloni di Bulan dan Mars.
Tapi ada masalah yang mengintai. Pasalnya kecelakaan yang melibatkan warga sipil bisa memperburuk hubungan SpaceX dengan NASA, seperti ditulis Gizmodo. (eks)