Akses Internet di Indonesia Capai 12,86 Mbps

RBC, CNN Indonesia | Jumat, 08/06/2018 13:15 WIB
OpenSignal merilis data kecepatan akses internet 4G/ LTE dari lima operator seluler di Indonesia. Laporan OpenSignal mencatat cakupan dan kecepatan internet di Indonesia terus meningkat. (dok. Barn Images)
Jakarta, CNN Indonesia -- Laporan terbaru OpenSignal mencatat cakupan akses internet yang ditawarkan operator seluler terus bertambah dalam enam bulan terakhir. Empat dari lima operator memperluas cakupan 4G/ LTE dengan kecepatan yang juga mengalami peningkatan.

Dari sisi kecepatan unggah, OpenSignal mencatat Telkomsel berada di peringkat puncak dengan kecepatan unduh hingga 12,86 Mbps dan unggah 7,26 Mbps.

Disusul Smartfren di peringkat kedua dengan kecepatan unggah 9,83 Mbps dan XL dengan 8,86 Mbps. Sementara Indosat dan Hutchison Tri menjadi yang paling lambat harena hanya menawarkan kecepatan unduh masing-masing 4,79 Mbps dan 4,57 Mbps.


Sementara dari sisi unggahan, Telkomsel memimpin dengan 7,26 Mbps disusul XL dengan 5,07 Mbps. Sedangkan Tri, Indosat dan Smartfren hanya mampu mengunggah dengan kecepatan masing-masing 3,76 Mps, 3,17 Mbps, dan 2,73 Mbps.

Meski sebaran jaringan 4G terus bertambah, laporan OpenSignal mencatat teknologi 3G juga masih mendapat dukungan operator seluler. Telkomsel masih menjadi yang tercepat dengan kecepatan unduh 4,99 Mbps.

Disusul oleh XL dan Tri dengan kecepatannya masing-masing 2,93 Mbps dan 2,82 Mbps. Di kategori ini, yang memiliki koneksi paling lambat adalah Indosat dengan kecepatan hanya 1,56 Mbps. Sementara Smartfren sejak akhir tahun lalu telah menutup jaringan 2G dan 3G, sehingga hanya menyediakan layanan 4G saja.

Dari sisi latensi (waktu tunggu yang dialami pengguna saat mengakses internet), Telkomsel kembali unggul dengan angka latensi terkecil, masing-masing 45,53 milidetik untuk latensi 4G dan 3G dengan 81,2 milidetik.

Studi ini juga mencatat Telkomsel dan Smartfen sebagai operator yang paling gencar memperluas cakupan LTE. Smartfren menjadi operator dengan ketersediaan 4G paling banyak dibandingkan Telkomsel.

Dalam laporan kali ini, OpenSignal melakukan pengukuran selama enam bulan terakhir sebanyak 11,7 miliar kali dari lebih dari 1,2 juta perangkat yang mendukung teknologi 3G dan 4G. (evn)