Tri menyarankan kendaraan bermotor untuk perjalanan jauh, misalnya, saat mudik, sebaiknya menggunakan bahan bakar minyak berkadar oktan atau research octane number (RON) tinggi.
Para pemudik bisa menggunakan bakar minyak (BBM) dengan RON 92 ke atas, seperti seri Pertamax, karena sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tri menegaskan, jika pemudik memaksakan memakai Premium, maka akan berdampak buruk pada mesin kendaraan. Keluhan yang dirasakan adalah mulai kinerja yang rendah, boros BBM, hingga paling fatal adalah harus turun mesin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan dampak itu semakin besar, jika kendaraan yang digunakan adalah keluaran terbaru, karena saat ini Indonesia mulai menerapkan standar emisi yang lebih tinggi yaitu Euro4 berlaku mulai September 2018.
Dampak Premium untuk kendaraan, bisa menyebabkan injektor tersumbat, sehingga BBM yang disuplai tidak bisa banyak. Akibatnya, mesin tidak akan kuat ketika menanjak.
"Selain itu, karena pembakaran tidak sempurna, maka akan mengakibatkan banyak kerak di dalam ruang bakar. Kerak ini akan meningkatkan kompresi sehingga mesin mengelitik. Jika dibiarkan, makin lama tentu bisa merusak mesin. Piston bisa bolong atau stang piston menjadi bengkok," ujarnya.
Munculnya kerak, menurut dia, karena Premium tidak mengandung aditif. Hal ini berbeda dengan BBM dengan RON tinggi yang memang sudah ditambahkan zat pembersih.
Oleh karena itu, tambahnya, penggunaan BBM RON tinggi sebaiknya tidak hanya dilakukan ketika mudik. Bahkan, di luar aktivitas mudik, untuk perjalanan jarak dekat dan di dalam kota, konsumen juga harus membiasakan mengisi kendaraannya dengan BBM yang lebih berkualitas.
Lihat juga:Waspada 'Microsleep' Saat Melaju di Tol |
Bahkan jika dilakukan pengaturan waktu pengapian (timing igniton), maka penggunaan BBM RON 92 pada kendaraan 'tua' tersebut juga akan lebih baik.
Dia mengungkapkan, BBM bisa dianalogikan seperti makanan bagi manusia, yakni semakin 'bergizi' BBM yang dikonsumsi kendaraan, tentu mesin semakin sehat.
"Premium itu seperti makanan dengan kolesterol tinggi, yang bisa menyebabkan penyumbatan pada mesin dan akhirnya mengakibatkan 'stroke'. Makanya, agar mesin tetap sehat, sebaiknya konsumen mulai membiasakan memakai BBM RON 92 ke atas," tutup Tri. (mik)