Setelah Mobil, Wanita Arab Saudi Diperbolehkan Naik Motor

AFP, CNN Indonesia | Kamis, 14/06/2018 19:09 WIB
Setelah Mobil, Wanita Arab Saudi Diperbolehkan Naik Motor Wanita Arab Saudi mengendarai sepeda motor. (REUTERS/Hamad I Mohammed)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ada pemandangan tak biasa di Arab Saudi. Para wanita berkumpul setiap hari Minggu di acara Bikers Skills Institute berlangsung di Sirkuit International Riyadh untuk belajar mengendarai sepeda motor.

Ini sekaligus untuk merayakan kebebasan berkendara untuk wanita Saudi setelah larangan selama satu dasawarsa. Untuk diingat Raja Saudi, Raja Salman akan resmi menghapus larangan wanita Saudi mengemudi pada 24 Juni 2018.

"Mengendarai sepeda motor telah menjadi hasrat sejak saya masih kecil," kata wanita berinisial Noura.
Noura sendiri tak bersedia memberikan nama aslinya karena masih dihantui oleh gelombang penangkapan aktivis perempuan, termasuk para pejuang veteran yang lama menentang larangan tersebut.


Tak satu pun dari wanita di sekolah yang ingin berbicara tentang penangkapan, sebab itu isu yang sangat sensitif.

"Saya tumbuh menonton keluarga saya mengendarai sepeda motor," jelas Noura kepada AFP ketika dia menaiki Yamaha Virago.
"Sekarang saya berharap memiliki keterampilan yang cukup menungganggi motor di jalanan," ucapnya kemudian.

Di sebelahnya, wanita bernama Leen Tinawi (19) menaiki sepeda motor merek Suzuki.

Bagi kedua wanita tersebut, bersepeda bukan hanya gairah yang mampu memacu adrenalin, tetapi juga merupakan simbol kekuatan dan hak asasi manusia.
"Saya bisa menyimpulkan seluruh pengalaman mengendarai sepeda motor dalam satu kata: kebebasan," tegas Tinawi.

Bikers Skills Institute menawarkan kursus untuk wanita dibuka sejak Februari 2018 adalah mengajarkan teknik dasar berkendara sepeda motor. Sejauh ini ada empat pengendara wanita telah mendaftar, sebagian besar dari mereka adalah orang Saudi. (mik)