Terjadi perubahan besar pada desain eksteriornya. Jimny generasi keempat kini menampilkan desain lebih 'kotak', seakan menghidupkan kembali Jimny 'Jangkrik'.
Banyak menilai jika desain barunya menawarkan desain retro, namun menurut Suzuki itu bentuk umpan balik dari pemilik Jimny lawas yang berpikir bahwa Jimny harus memiliki kemampuan offroad yang baik dan menonjolkan durabilitas bukan sekadar gaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tersedia dua tipe Jimny yaitu versi standar dan Sierra yang masing-masing menyuguhkan mesin 660 cc dan 1.500 cc dengan pilihan pelek 15 dan 16 inci.
Suzuki Jimny 2019 (Courtesy of Suzuki) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dan beberapa penggila Jimny menilai banyak fitur sah-sah saja untuk mengikuti perkembangan industri otomotif, asalkan karakter tubuh sederhana berbentuk kotak dan suspensinya yang mentul-mentul masih bisa dirasakan. Ini menjadi nilai jual mobil yang unik dan sifatnya yang kuat.
Di Indonesia, Suzuki Jimny akan menjadi pesaing Rush dan Terios jika melihat harganya di kisaran Rp200 jutaan. Harga Jimny yang relatif tinggi karena unitnya didatangkan dari Jepang dalam bentuk utuh (CBU/Completely Built Up). (mik)
Suzuki Jimny 2019 (Courtesy of Suzuki)