Laporan tersebut pun mengatakan platform gim Snapchat direncanakan meluncur pada akhir tahun. Kabar peluncuran gim ini sejalan dengan aksi korporasi Snapchat baru-baru ini.
Perusahaan yang sudah melantai di bursa efek New York ini sedang gencar membuat software Lens Studio bagi para pengembang untuk membuat filter AR khusus. Selain itu, Snap pun dikabarkan telah membeli mesin gim 3D berbasis web pada tahun lalu. Mesin gim yang disebut PlayCanvas tersebut akan berfungsi sebagai tulang punggung untuk alat pengembang yang lebih kuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Instagram Kini Bisa Lakukan 'Video Call' |
Fitur baru ini merupakan gim selfie AR pendek yang terintegrasi dengan mudah ke dalam user interface dengan pilihan lensa Snapchat.
Snap mungkin tidak bersaing dengan ARCore Google atau ARKit Apple lagi. Dilansir dari TechCrunch, dengan teknologi ini, Snap sepertinya berusaha untuk menjadi aplikasi yang menjadi rumah bagi beberapa pengalaman AR.
Sebagaimana dicatat oleh The Information report, CEO Evan Spiegel telah menyatakan kekaguman untuk model bisnis Tencent, yang melihat hampir 40 persen dari pendapatannya berasal dari pembelian dalam game di aplikasi WeChat. Jika platform game memang memiliki kecondongan menuju augmented reality, itu pasti akan menjadi proposisi unik.
Meskipun banyak janji-janji AR masih belum direalisasi karena para pengembang bergulat dengan apa yang membuat pengalaman yang menarik. (age)