Fitur ini dikeluarkan diam-diam tanpa pemberitahuan apapun, Instragram Lite muncul di Google Play Store. Peluncuran ini ditujukan untuk pengguna di negara berkembang yang memiliki kendala pada ruang penyimpanan di ponsel, kecepatan internet, dan kemampuan membeli paket data besar.
Sesuai dengan namanya, aplikasi ini lebih ringan dari pada aplikasi reguler. Instagram Lite hanya berukuran 573 kilobytes, artinya hanya 1/55 lebih kecil dari aplikasi utama Instagram yang berukuran 32 megabytes.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Instagram Kini Bisa Lakukan 'Video Call' |
Meskipun berukuran lebih kecil dari aplikasi utama, Instagram Lite tetap terdapat fitur-fitur utama seperti filter, mengungah foto dalam linimasa atau Stories, menonton Stories, berselancar di explore page. Namun, pengguna tidak dapat mengunggah video atau mengirimkan direct message.
"Kami sedang menguji coba versi baru dari Instagram di Android yang lebih hemat memori, menggunakan data yang lebih kecil, dan lebih cepat. Perusahaan tidak bisa mengatakan apakah akan ada iklan. Nantinya dalam tahun ini, aplikasi ini akan diperluas ke beberapa negara, dan mendapatkan fitur pesan dan video," kata juru bicara Instagram kepada Techcrunch.
Instagram Lite mampu menjawab masalah umum pengguna ponsel di negara berkembang yang sering kali menggunakan ponsel low-end dan ponsel-ponsel lawas yang biasanya memiliki keterbatasan memori.
Instagram mengumumkan bahwa pengguna aktif bulanan mereka telah mencapai 1 miliar. Setiap empat bulan, pengguna aktif telah berkembang kira-kira sebesar 100 juta pengguna dengan banyak pengguna dari negara berkembang. Hal ini sebutkan Instagram minggu lalu saat peluncuran IGTV.
Rival Instagram yang merupakan pelopor fitur stories, Snapchat terlalu fokus dengan pasar di Amerika Serikat tanpa memperhatikan pasar internasional. Fokus ini dimanfaatkan oleh Instagram dan Whatsapp untuk menarik pasar pengguna di negara seperti India dan Brazil. (eks/eks)