Jengah dengan tingkah laku pengguna Tik Tok yang menghilangkan esensi kreativitas , masyarakat mendesak Kementerian Komunikasi dan Informastika untuk memblokir aplikasi Tik-Tok. Melalui situs change.org, petisi "Blokir Aplikasi Tik Tok" sudah dibuat sejak tiga minggu lalu.
Petisi yang sudah ditandangani 123.800 orang ini berisikan permintaan terbuka kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir Aplikasi Tik Tok. Pembuat petisi, Rizky Budiman mengatakan sejumlah contoh keburukan Tik Tok seperti para pengguna Tik Tok yang berbaju minim sembari bergoyang.
Lihat juga:Tik Tok Diblokir Kominfo |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi diakhir video para pembuat video menunjukkan bahwa sebenarnya gelas yang digunakan sudah dibolongi, sehingga mereka tidak benar-benar meminumnya. Namun hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa pengguna yang lebih muda malah menyalah artikan aksi ini dan benar-benar meminum deterjen tersebut.
Lihat juga:Alasan Kominfo Blokir Tik Tok |
Nama Prabowo Mondardo, beken dengan nama Bowo Alpenliebe juga melambung karena aplikasi Tik Tok. Bahkan ia kini sudah memiliki basis fans yang rela mendirikan agama dengan Bowo sebagai Tuhannya. Hal ini disampaikan oleh salah satu lewat postingan foto dengan Bowo di Facebook.
Bocah berusia 13 tahun ini juga memiliki jumlah follower sebanyak 311 ribu. Menunggangi kepopulerannya, Bowo bahkan sering melakukan jumpa fans dengan mematok harga setidaknya Rp 80 ribu bagi para fansnya. (eks/age)