Perusahaan tidak mengatakan berapa banyak mobil terlibat dalam skandal emisi yang ditemukan selama tes sukarela dari semua bagian operasi Nissan saat proses penyelidikan setelah terjadi skandal pada tahun lalu.
Pihak Nissan mengatakan bahwa tes emisi gas buang dan keekonomisan bahan bakar telah "menyimpang dari aturan pengujian yang ditentukan". Selain itu perusahaan mengatakan laporan inspeksi telah disusun "berdasarkan nilai-nilai pengukuran yang berubah".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nissan mengatakan pihaknya telah memeriksa kembali data yang "dapat dipercaya" dan menegaskan bahwa semua kendaraan, kecuali GT-R, telah memenuhi standar keamanan Jepang. Perusahaan tidak memberikan informasi tambahan tentang GT-R, yang dijelaskan perusahaan di situs resmi sebagai mobil berperforma tinggi.
Pada Oktober 2017, Nissan terpaksa menarik sekitar 1,2 juta kendaraan setelah mengaku bahwa staf yang tidak memiliki izin telah melakukan pemeriksaan akhir pada beberapa kendaraan yang ditujukan untuk pasar domestik sebelum mereka dikirim ke dealer. (mik)