"Setiap provinsi akan terpilih dua wakil, laki-laki dan perempuan. Kami akan undang 68 pemenang lomba untuk mengikuti pembukaan dan menonton cabang olahraga," ujar Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemkominfo Niken Widiastuti di Hotel Milenium Sirih, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (10/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika terpilih menjadi calon duta akan mendapat tugas. Termasuk menulis, mengirimkan foto dan video. Ini akan di vote oleh masyarakat dari provinsi yang calon duta wakilkan. Untuk mencari suara, calon duta bisa menyebarkan karya itu lewat media sosial," ujar anggota Tim Developer "Duta Suporter Indonesia", Enda Nasution.
Enda mengatakan bagi masyarakat yang tidak ingin menjadi calon duta masih bisa berpartisipasi dalam aplikasi ini. Aplikasi ini memiliki fitur "kuis harian". Enda mengatakan dalam aplikasi ini juga ada informasi dan berita seputar Asian Games.
"Kalau tidak jadi duta, ada fitur kuis harian juga. Setiap harinya akan ada kuis, sudah mulai dari tanggal 7 Juli kemarin. Bisa dapat merchandise Asian Games, setiap harinya ada 10 hadiah," kata Enda
Enda mengklaim dalam waktu tiga hari sejak diluncurkan, sekitar 10 ribu orang telah terdaftar sebagai pengguna. Informasi mengenai aplikasi ini juga telah menjangkau tiga juta pengguna media sosial di Indonesia.
Aplikasi ini dibuat untuk melibatkan seluruh masyarakat Indonesia tidak hanya masyarakat di Jakarta dan Palembang di mana Asian Games dihelat.
Niken mengatakan belum masyarakat dalam hidupnya bisa merasakan Indonesia sebagai tuan rumah untuk kedua kalinya. Terakhir, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games pada 1962. (eks)