Seiring kemunculan desain barunya, Suzuki Indonesia membidik target penjualan sebesar 5.000 unit per bulan. Untuk membuktikan performa Nex II, Suzuki mengundang jurnalis termasuk CNNIndonesia.com menyusuri ruas jalan Ibukota Jakarta menuju kawasan Alam Sutra, Serpong, Tangerang.
Suzuki Nex II diuji para jurnalis dari Jakarta menuju Serpong, Tangerang. (Foto: suzuki) |
Tapi itu tidak masalah. Sebab, secara garis besar penyegaran terhadap Nex II sudah ada pada semua varian, termasuk pada tipe terendah meliputi desain baru yang memang tampak lebih 'kekinian' dari generasi pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mesin pun dinyalakan, selanjutnya skutik diarahkan ke garis finish dengan menempuh jarak 50 kilometer perjalanan. Perjalanan dimulai sekitar pukul 10:00 WIB dari kawasan Kemang, Jakarta Selatan menuju Tangerang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suspensi Suzuki Nex II sanggup menopang bobot pengendara sampai 101 kilogram dan bodi tidak amblas. Peredam yang didesain agak kaku tersebut terbukti lebih stabil ketika motor diajak bermanuver ke kiri atau kanan dengan kecepatan sedang 40-50 km per jam. Kekurangannya pada saat melibas jalan rusak dan bergelomang yang menimbulkan efek mentul-mentul.
Karakter transmisi CVT
Nex II masih menggunakan mesin 115cc berteknologi SEP (Suzuki Eco Performance). Tapi produsen mengklaim mesin kali ini sudah mengalami penyempurnaan dari generasi sebelumnya.
Agak sedikit kecewa karena mesin tidak bisa meladeni keinginan. Terdengar suara raungan mesin, namun motor tidak melesat cepat. Ini saya bandingkan dengan produk sekelas buatan kompetitor. Bisa dibilang kemampuan mesin Nex II lebih lemah dari pesaingnya.
Suzuki Nex II dilengkapai mesin 115 cc. (Foto: suzuki) |
Terlepas dari itu kemampuan mesinnya sudah memuaskan bagi konsumen yang ingin motor santai.
Suzuki Nex II benar-benar dilahirkan sebagai kendaraan perkotaan. Bentuknya sudah disesuaikan untuk mengakomodasi keinginan konsumen di Indonesia, walau harus membenahi kompartemen di balik jok. Umumnya konsumen butuh ruang untuk menyimpan barang bawaan seperti helm atau tas kecil. Keterbatasan tempat ini bisa mengurungkan niat beli konsumen.
Kelebihan
Suspensi tidak diragukan lagi dan minim getaran. Harga kompetitif di angka Rp13,95 juta on-the-road Jakarta.
Kekurangan
Minim ruang penyimpanan dan fitur penunjang lain. (mik)
Suzuki Nex II diuji para jurnalis dari Jakarta menuju Serpong, Tangerang. (Foto: suzuki)
Suzuki Nex II dilengkapai mesin 115 cc. (Foto: suzuki)