Selama pergelaran Piala Dunia 2018, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pihaknya berhasil mencegah hampir 25 juta serangan siber yang berupaya membobol informasi dan infrastruktur teknologi.
Dilaporkan Reuters, pernyataan ini ia ungkapkan saat pertemuan dengan penasehat keamanan untuk Piala Dunia seusai pergelaran akbar itu rampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepanjang pergelaran Piala Dunia, kami berhasil menetralisir hampir 25 juta serangan siber dan tindakan kriminal terhadap infrastruktur teknologi informasi Rusia yang terkait dengan penyelenggaraan Piala Dunia," ujar Putin mengutip RT.
"Kita bisa bangga kepada cara kita mengorganisir turnamen ini. Kita berhasil untuk para penggemar olahraga di Rusia dan untuk penggemar olahraga di seluruh dunia. Kita sukses dalam segala aspek di pergelaran akbar ini," kata Putin usai acara penghargaan Piala Dunia.
Dengan pertandingan penutupan yang luar biasa, Putin berterima kasih kepada semua orang, terutama seluruh penggemar sepak bola dari seluruh dunia yang membantu untuk membuat festival sepak bola yang luar biasa ini. Putin cukup terkejut dengan sikap para fans yang diduga bisa menimbulkan aksi anarkis.
"Beberapa penggemar memang sangat emosional, namun mereka tetap bertanggung jawab. Saya juga cukup terkejut melihat tanggung jawab itu. Saya sangat berterima kasih kepada mereka. Saya berterima kasih atas sikap dan perilaku mereka kepada pergelaran," kata Putin.
Ucapan terima kasih Putin tidak hanya lewat ucapan tapi juga lewat tindakan. Putin akan menetapkan kebijakan akses bebas visa ke Rusia sepanjang 2018 kepada para penggemar yang "jatuh cinta" kepada Rusia. (evn)