Pesaing terdekat Grand Sedona diesel adalah Toyota Innova Venturer diesel. Namun dari segi harga, manufaktur Jepang itu membanderol produknya relatif lebih murah yaitu Rp435,5 juta sampai Rp457,1 juta. Sementara mesinnya lebih besar, yaitu, mesin diesel 2.400 cc.
Grand Sedona diesel sendiri menyimpan mesin diesel 2.200 cc CRDI generasi ketiga yang menghasilkan daya 200 ps (198 tenaga kuda) pada 3.800 rpm dan melontarkan torsi 45.0 kgm pada 1.750-2.750 rpm.
Lihat juga:Menerka Nasib Kia di Indonesia |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eksterior Grand Sedona diesel tak jauh berbeda dengan versi bensin. Tampak depan, mobil ini menyajikan gril berdesain tiger nose yang menjadi ciri khas mobil-mobil Kia di seluruh dunia.
Lihat juga:Kia Paling Sedikit Terima Komplain di AS |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fitur standar lainnya adalah sunroof, smart key, 6 airbags, wireless charger serta sistem hiburan layar sentuh 7 inci dengan sistem operasi Android. Dan sisi keselamatan dilengkapi ABS dan EBD.
Grand Sedona diesel dipasarkan dengan harga nyaris Rp600 juta. Harga yang ditawarkan dipastikan hanya untuk konsumen yang berkocek tebal. KMI membidik target konsumen laki-laki berusia di atas 40 tahun dengan penghasilan Rp40 juta per bulan.
GM Bisnis dan Pengembangan Produk KMI Harry Yanto mengatakan, pihaknya tetap menjual Grand Sedona bensin di Indonesia karena ada perbedaan segmen antara mobil penumpang Grand Sedona versi bensin dan diesel. Tipe bensinnya sendiri sudah terjual sebanyak 40 unit sejak diluncurkan pada 2016.
Grand Sedona diesel diakui bisa mendongkrak penjualan premium MPV Grand Sedona di Tanah Air. Sepanjang tahun ini, penjualan wholesales Grand Sedona bensin telah mencapai 24 unit.
(mik)