Rudiantara mengatakan jaringan yang disediakan oleh Telkomsel ini akan memberi akses internet kepada kurang lebih 80 sampai 90 ribu orang yang ada di SUGBK. Kecepatan Wifi ini diberikan sebagai salah satu usaha untuk mengesankan tamu-tamu dari luar negeri.
"Acara pembukaan harus memberikan impresi yang wah. Pada saat pembukaan semua yang hadir pasti ingin ungah video langsung saat itu juga. Konsekuensinya Kita harus sediakan kapasitas, kita tidak bisa bergantung pada seluler," ujar Rudiantara di sela-sela peninjauan infrastruktur jaringan SUGBK, Jakarta Pusat, Kamis (26/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta skenario di mana semua lalu lintas internet bisa ditampung oleh wifi. Meskipun operator seluler sudah sediakan kapasitas maksimal, tapi tetap saja seluler tidak dapat mengakomodasi seluruh traffic yang akan terjadi saat Asian Games 2018," imbuhnya.
"Saya jamin lalu lintas jaringan lancar. Tidak akan padat lalu lintasnya, kalau padat artinya kami gagal," ujarnya.
Gatot mengatakan baru kali ini wifi baru ada di SUGBK. Gatot mengatakan untuk daerah Istora Senayan ada provider selain Telkom, dari Bali Tower dan Biznet.
"Dulu kalau ada pertandingan bola dengan jumlah penonton 10 ribu, traffic jaringan seluler langsung padat," kata Gatot. (evn)