Tip Potret Gerhana Bulan Total Pakai Kamera Ponsel

Agnes Savithri, CNN Indonesia | Jumat, 27/07/2018 18:37 WIB
Ada beberapa tip yang harus diperhatikan bagi penikmat gerhana bulan saat mengabadikan momen langka menggunakan ponsel pintar. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memotret gerhana bulan menggunakan kamera ponsel. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Fenomena gerhana bulan total terlama abad ini akan berlangsung Sabtu (28/7) dini hari nanti. Tak hanya langit saja yang malam ini akan terlihat berbeda, tetapi fenomena ini pun membawa perubahan pada aktivitas lautan.

Kejadian langka ini pasti menimbulkan semangat penikmat gerhana bulan untuk mengabadikan momen langka tersebut. Sayangnya, terbatas nya perangkat terkadang memupuskan harapan untuk mengabadikan indahnya gerhana bulan.

Namun, dilansir dari WTOP, mengambil foto gerhana bulan memang cukup sulit. Dengan menggunakan ponsel, bulan akan tampak kecil di layar.


Fotografer asal New York, Honda mengungkapkan jika ponsel pintar menjadi satu-satunya alternatif mengambil gambar, maka pengguna yang harus menyesuaikan ponsel secara manual.

"Jika tidak, bulan akan tampak seperti gumpalan besar," jelasnya kepada WTOP.

Berikut tips abadikan gerhana bulan total melalui smartphone:

1. Temukan lanskap

Bingkailah gerhana bulan terhadap semacam tengara atau lanskap untuk menempatkan bulan dalam perspektif, kata Honda. Bahkan sebatang pohon atau latar belakang pedesaan akan berfungsi, katanya.

"Sering kali, foto-foto itu jauh lebih baik daripada bulan yang berdiri di tengah langit," kata Honda.

Fotografer spesialisasi malam hari and pendiri grup fotografi National Parks at Night, Gabriel Biderman mengungkapkan pemoto harus memikirkan latar depan estetika sebelum mengabadikan gambar.

"Jangan hanya berpikir tentang memotret bulan di langit," katanya.

Bulan yang cerah dikombinasikan dengan langit yang sangat gelap adalah hal terburuk untuk foto karena perbedaan mencolok kontras, kata Honda.

"Setiap kali Anda ingin memotret bulan purnama, itu selalu yang terbaik untuk memotretnya sehari sebelum bulan purnama 100 persen," katanya.

2. Gagasan untuk jenis pemotretan

Untuk jarak dekat bulan, di mana penonton dapat melihat detail bulan, fotografer dapat menggunakan kamera point-shoot dengan zoom besar atau bahkan teleskop, katanya.

Tembakan lain, yang disebut Biderman sebagai "jalur bintang," dapat menunjukkan perspektif bulan yang menarik dan pantulannya di atas air.

"Hasil foto tersebut menampilkan tampilan yang indah," kata Biderman, menyarankan orang untuk menggunakan tele atau lensa yang lebih luas. (age/evn)




ARTIKEL TERKAIT