Buah kolaborasi MMKSI dengan Nissan Motor Indonesia (NMI) dipercaya bakal bermuara pada mobil jenis Low Multi Purpose Vehicle (MPV) merek Nissan. Buat Nissan, produk low MPV itu kemungkinan besar menggeser posisi Grand Livina pasca hasil kolaborasi NMI dan MMKSI diumumkan.
Potensi 'saling tikam' antara Xpander dan low MPV baru Nissan bisa saja terjadi lantaran keduanya masuk di segmen yang sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Enggak. Karena apa? Jadi dalam artiannya aktivitas marketing, dealer, strategi branding itu kami akan masing-masing, walau kita bareng," kata Irwan saat ditemui di Kawasan Bekasi, Jawa Barat, Jumat (27/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Efeknya sudah mulai terasa sejak salah satu pejabat Mitsubishi Motors Corporation (MMC), Eiichi Koito, ditetapkan sebagai Presiden Direktur NMI. Pabrik khusus mobil penumpang Mitsubishi di Cikarang juga mengemban kewajiban merakit low MPV Nissan.
Irwan menolak memberi jawaban saat ditanya lebih detail soal beda Xpander dan kembarannya. Dia mengaku tidak dapat membandingkan dan berdalih sampai kini belum mengetahui tentang produk Nissan itu.
"Belum keliatan soalnya. Dan untuk Xpander juga penerimaan baik dan masih sangat baik, inden juga dua tiga bulan masih ada dan akan kami selesaikan. Ke depannya konsumen baru juga ada," ungkap Irwan.
Lihat juga:Varian Baru Xpander Siap Melantai di GIIAS |
Kepala Komunikasi NMI Hana Maharani hanya bisa menyampaikan produk dimaksud itu sudah masuk daftar peluncuran mobil baru Nissan tahun ini tanpa menyebut secara pasti kapan dan seperti apa produknya.